Kamis, 16 Juli 2020

HAKIKAT ILMU KIMIA
A. Mengenal Kimia

1. Hakikat Ilmu Kimia
   Kimia adalah ilmu yang mempelajari komposisi dan sifat suatu benda serta perubahan dan pembentukan zat tersebut. Benda disebut juga dengan materi, yaitu segala sesuatu yang memiliki massa dan memiliki ruang. Manusia dan alam semesta yang meliputi air, tanah, dan udara serta organism yang tumbuh dan tinggal di dalamnya tersusun atas materi. Contohnya, udara yang dihirup, baju yang dipakai, bahkan tubuh pun tersusun atas materi.
    Adanya keteraturan partikel materi di alam merupakan wujud kebesaran Tuhan Yang Maha Esa dan pengetahuan mengenai partikel materi adalah hasil pemikiran kreatif manusia yang kebenarannya bersifat tentatif. Perubahan materi juga merupakan bagian paling penting dari ilmu kimia. Perubahan materi sering disertai energy dalam jumlah yang cukup besar sehingga dapat digunakan sebagai sumber energy, misalnya metabolisme tubuh manusia melibatkan perubahan materi dan pelepasan energy yang digunakan untuk aktivitas tubuh.
    Segala sesuatu tentang materi dan perubahan materi inilah yang dipelajari dalam ilmu kimia. Ilmu kimia merupakan ilmu pengetahuan alam yang mempelajari tentang materi berupa struktur, susunan, sifat, perubahan materi, dan energy yang menyertainya.

2. Keterkaitan Ilmu Kimia dengan Ilmu Pengetahuan Lain
    Ilmu kimia disebut juga central science karena peranannya yang sangat penting di antara ilmu pengetahuan lainnya. Perkembangan dalam bidang kedokteran, farmasi, geologi, pertanian, dan sebagainya tidak mungkin terjadi tanpa kemajuan yang dicapai dalam ilmu kimia. Begitu juga dalam kegiatan industri yang banyak bergantung pada proses kimia. Dalam ilmu pendidikan, kimia juga memiliki peran penting, seperti pada pelajaran biologi, geologi, dan fisika, akan ditemukan topic yang menyangkut ilmu kimia.
    Keterkaitan ilmu kimia dengan ilmu lainnya khususnya ilmu pengetahuan alam telah melahirkan beberapa cabang dalam ilmu kimia, contohnya biokimia (biologi dan kimia), kimia fisika (kimia dan fisika), geokimia (geologi dan kimia), serta kimia nuklir (kimia dan nuklir).



B. Peran Kimia
    Kimia adalah ilmu yang mempelajari materi yang ada di sekitar dan mempengaruhi seluruh aspek kehidupan. Dengan mempelajari kimia berarti juga mempelajari kehidupan. Kimia berperan dalam berbagai bidang, seperti kesehatan dan kedokteran, energy dan lingkungan, bioteknologi, serta makanan dan pertanian.
1. Kesehatan dan Kedokteran
    Kimia di bidang kesehatan dan kedokteran mempermudah para ahli dalam mendiagnosa berbagai penyakit juga dalam mempelajari genetika untuk metode pengobatan kesehatan, seperti pembuatan alat cuci darah serta pembuatan materi sintesis pengganti tulang dan gigi. Kimia juga berperan dalam bidang farmasi untuk membuat obat-obatan dan menemukan pengobatan yang tidak menimbulkan efek samping terhadap penyembuhan penyakit, seperti kanker, AIDS, dan penyakit lainnya.
2. Energi dan Lingkungan
   Dalam bidang energi, kimia berperan dalam pencarian energi alternative seperti biogas dari tumbuhan. Kimia juga berperan dalam bidang lingkungan dalam monitoring udara dan laut untuk mempelajari dampak perubahan komposisinya.
3. Bioteknologi
    Di bidang bioteknologi, kimia berperan dalam rekayasa genetika, kultur sel, dan kultur jaringan.
4. Makanan dan Pertanian
   Peranan kimia dalam makanan adalah kimia organik, seperti karbohidrat, protein, lemak, enzim, vitamin, mneral, dan serat. Pada bidang pertanian, kimia berperan dalam pembuatan pupuk dan pestisida.